Web server merupakan perangkat lunak yang fungsinya menerima permintaan yang dikirimkan melalui browser. Kemudian nantinya akan memberikan respon permintaan ke dalam bentuk halaman situs atau yang umumnya dikenal dalam dokumen HTML. Namun server web dapat memiliki 2 pengertian yang berbeda, yaitu menjadi bagian dalam perangkat keras ataupun bagian dalam perangkat lunak. Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai server web beserta fungsinya.

Fungsi Web Server

Tak hanya berfungsi sebagai komunikasi yang menghubungkan website serta memproses HTTP request yang dikirimkan browser. Namun secara umum ada beberapa fungsi yang dimilikinya antara lain adalah sebagai berikut:

  • Memastikan semua modul yang akan dibutuhkan tersedia serta siap untuk digunakan
  • Membersihkan penyimpanna, modul, serta chache yang tidak digunakan
  • Memeriksa keamanan HTTP Request yang dikirimkan oleh browser.

Akan tetapi saat dipisahkan berdasarkan dari pengertian apa itu web server, terbagi menjadi dua yaitu sebagai hardware dan sebagai software.

Web Server Sebagai Hardware

Sebagai hardware memiliki tugas yang mana menjadi tempat penyimpanan script, gambar, ataupun konten lainnya halaman website. Web Server harus bisa diakses dimanapun dan kapanpun asalkan terdapat koneksi internet. Anda bisa juga mendapatkannya dari jasa peneydia hosting terbaik yang ada di Indonesia sesuai dengan kebutuhan. Adapun beberapa pesyaratan yang nantinya dapat menjadi pertimbangan dalam memilih penyedia server hosting untuk kebutuhan website anda. Server yang dimiliki haruslah cepat, memiliki kapasitas RAM yang cukup memadai, serta kapasitas penyimpanannya yang besar.

Web Server Sebagai Software

Tak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan namun juga sebagai perangkat lunak. Dimana tugasnya adalah melayani permintaan yang berasal dari browser.

Cara Kerja

Cara kerjanya adalah menerima permintaan yang berasal dari client serta mengirimkan kembali berkas yang diinginkan oleh client. Client yang mana merupakan komputer desktop yang memiliki maupun sudah menginstall web browser dapat tersambungkan pada server menggunakan jaringan internet. Software yang ada pada komputer server serta komputer ini pun juga memiliki data-data yang tersimpan dengan rapi. Sama halnya seperti komputer client, kmputer sevrer pun juga tersambung jaringan internet sehingga bisa diakses client. Saat client bmeminta data page, maka nantinya perintah permintaan data tersebut akan dikemas di dalam TCP yang menjadi protocol transport. Kemudian akan dikirimkan menuju alamat yang berada diprotokol berikutnya yaitu HTTP maupun HTTPS.

Data yang diminta tersebutmerupakan HTTP Request, yang nantinya dicari oleh server di dalam komputer. Apabila ditemukan, data akan dikemas server di dalam TCP yang nantinya akan dikirimkan kembali pada browser untuk dapat ditampilkan. Sedangkan data yang dikirim dari server menuju browser disebut sebagai HTTP Response.

Jika nantinya data yang diminta oleh browser tidak dapat ditemukan. Maka permintaan tersebut akan menampilkan notigikasi error 404 ataupun Page Not Found. Meskipun cara kerjanya memang terbilang rumit, namun sebenarnya dalam praktek terbilang sangat cepat.

Jenis-Jenis Web Server

Ada beberapa jenis webserver yang paling sering dan banyak digunakan di dunia, antara lain adalah:

Apache

Pada awalnya, jenis ini adalah software open source yang merupakan alternative netscape. Kemudian pada April 1996, diubah menjadi server web yang cukup populer dan sering digunakan di internet. Program ini awalnya digunakan untuk sistem operasi lingkungan UNIX. Dan demikian untuk versi selanjutnya, Apache mengeluarkan program yang dapat dijalankan untuk windows NT. Apache mempunyai program pendukung yang cukup banyakdan pastinya memberikan layanan lengkap untuk penggunanya.

Adapun fasilitas-fasilitas maupun ciri khas yang ditawarkan oleh Apache ini antara lain adalah;

  • Dapat dijadikan sebagai pengganti NSCA
  • Perbaikan kerusakan dan error untuk NCSA 1.3 dan 1.4
  • Menanggapi web client dengan cepat bahkan melebihi kemampuan NSCA
  • Memiliki komponen yang cukup banyak
  • Mendukung pengiriman yang aman
  • Memiliki tingkatan pengamanan
  • Bisa otomatis melakukan komunikasi dengan client browser
  • Memiliki dukungan teknis
  • Konsumsi sumber daya server ini juga tidak terlalu banyak, sekitar 20mb untuk file-filenya serta daemon nya mencapai 950kb memori per child
  • Dan masih banyak lainnya

Apache Tomcat

Meskipun berada di bawah lisensi Apache Software Foundation, namun jenis ini terpisah dari Apache dikarenakan perbedaan fungsi diantara keduanya. Perbedaannya terletak pada jenis Apache yang khsuus dibuat melayani aplikasi-aplikasi HTTPd seperti Perl atau PHP. Sedangkan untuk Apache Tomcat digunakan melayani aplikasi-aplikasi servlet seper JSP. Jenis Apache Tomcat merupakan salah satu servlet yang cukup populer dalam pemograjman web jva.a SIfatya open source dan menguasai kurang lebih 1% dari pangsa pasar saat ini.

Nginx Web Server

Dirilis pada 4 Oktober 2004, server ini masih terbilang baru namun jumlah pengguna terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Data pada Netcraff di bulan Mei 205 menunjukkan jika Nginx menguasai hingga 15% dari total pangsa pasar saat ini. Dengan jumlahnya yang melebihi 120 juta situs. Dapat dikatakan jika Nginx jauh lebih stabil serta menghemat source. sehingga bagi mereka yang tidak memiliki spesifikasi server yang begitu besar akanlebih memilih menggunakan Nginx dibandingkan dengan jenis lainnya. Tak hanya mendukung untuk sistem operasi Linux, seperti Debian, Centos, Redhat dan Ubuntu. Namun juga mendukung untuk versi sistem oeprasi Windows dan juga Solaris.

Lighttpd

Banyak yang mengatakan jika jenis ini adalah yang paling hemat resource. Pertama kali diluncurkan pada Maret 2003. Meskipun usianya agak sedikit lebih tua dibandingkan dengan Nginx., namun jumlah penggunanya lebih sedikit. Saat ini Lighttpd menguasai sekitar setengah persen dari total pangsa pasar yang ada di dunia. Lighttpad ini dapat berjalan dalam sistem oeprasi Linux, Windows, dan juga sistem Operasi Unix yang lainnya.

LiteSpeed

Web server yang satu ini cukup terkenal dan menduduki peringkat ke-4 sebagai yang paling populer. Produk buatan LiteSpeed Technologies ini diluncurkna pada tahun 2003. Format yang dimilikinya seperti Apache, dikarenakan tujuan awal pembuatannya sebagai drop-inuntuk menggantikan software tersebut. LSWS emmberikan control panel yang jauh lebih mudah dibandingkan dengan Apache. Bukan hanya itu saja software ini mengantikan fungsi program Apache serta memberikan event driven approach yang digunakan untuk menjalankan request.

Kelebihan Dan Kekurangan

Kelebihan:

  • Untuk jenis apache memiliki proses instalasi yang mudah dan gratis
  • Untuk jenis Lite memiliki peforma PHP yang bisa mencapai 50% serta compatible
  • Untuk jenis Nginx, memberikan konten statis, lebih efisien, serta server yang memiliki banyak pengguna di dunia.
  • Seangkan jenis IIS memiliki banyak fitur-fitur pengelola, seperti pengelola web, FTP, NTTP, serta Ghoper

Kekurangan

  • Sebagian besar jenis-jenis web server ada yang gratis, namun ada pula yang berbayar
  • Dibutuhkan keahlian khsuus dibidang teknologi jaringan dalam mempelajari bidang ini

Nah itu tadi penjelasan tentang web server yang lengkap yang bisa anda pelajari. Dasar-dasar mengenai web server ini nantinya bisa membantu anda saat ingin menggunakan software ini.

Pengertian Web Server Dan Fungsinya

Navigasi pos